Apa sih pengembangan diri itu sebenarnya? ya… situs ini adalah situs yang akan menjadi fasilitas Anda untuk menggapai skill-skill tertentu yang penting dalam kehiduapn. Skill tersebut bisa berupa Hardskill maupun softskill.

Manusia adalah mahluk yang dimuliakan oleh Tuhan YME, terbukti dengan menyandang predikat makhluk paling sempurna diantara mahluk lainnya. Manusia diciptakan oleh Tuhan YME dalam bentuk fisik dan kualitas terbaik jika dibandingkan dengan makhluk lainnya.

Akal, hati nurani dan ruh Ilahiah adalah anugerah yang menyimpan berbagai potensi istimewa. Hal tersebut dapat menjamin kelangsungan dan kemuliaan hidup manusia itu sendiri. Manusia adalah mahluk yang terdiri dari berbagai unsur rumit yang secara sistematis membentuk suatu kepribadian.

Salah seorang tokoh dan pakar manajemen diri, Stephen R. Covey. Ia menggunakan istilah “paradigma pribadi utuh” dalam pembahasannya, diartikan sebagai kepribadian yang terdiri dari empat dimensi. Dimensi tersebut meliputi tubuh (fisik), pikiran (mental), hati (sosio-emosional), dan jiwa (spiritual).

Selain unsur kepribadian yang tertulis di atas, manusia juga makhluk berkehendak bebas. Manusia memiliki kebebasan sebebas-bebasnya untuk mengembangkan diri, mereka juga memiliki pilihan untuk menjerumuskan diri ke lembah kenistaan.

Namun ada satu anugerah yang tidak terhingga, manusia memiliki kemampuan untuk memahami dirinya sendiri. Manusia dapat secara aktif mengembangkan dirinya, memimpin dirinya menuju perbaikan dan kemajuan hidup.

Berbeda dengan mahluk lainnya, manusia memiliki hak otoritas total atas kehidupannya. Menjadi makhluk yang sadar, mandiri, berperan aktif dalam kehidupan. Merekalah yang dapat menentukan (hampir) segala tentang apa yang mereka pilih untuk lakukan. Manusia dijuluki the self determining being, mahluk yang mampu sepenuhnya menentukan tujuan hidup yang diinginkannya, serta menemukan cara untuk mencapainya.

Para ahli di bidang psikologi perkembangan percaya terhadap kapasitas manusia. Mereka dapat memperluas, memperkaya, mengembangkan dan memenuhi diri mereka menjadi mahluk terbaik berdasarkan kemampuan terbaiknya. Manusia juga perlu memperjuangkan perkembangan (kepribadian) yang terus ke arah lebih maju sehingga dapat memaksimalkan serta merealisasikan semua potensinya.

Namun demikian, walaupun seorang manusia sanggup mengembangkan seluruh potensinya secara maksimal, belum tentu mereka telah mencapai pemenuhan atas makna hidupnya. Makna yang adalah sesuatu tidak terletak dalam diri, justru ia berada di dunia luar diri.

Seorang manusia perlu untuk menemukan makna dengan berani. Mereka akan menghadapi tantangan yang nyata di dunia luar. Pengembangan diri, hanyalah salah satu cara untuk mendapatkan hal tersebut.

Definisi Pengembangan Diri

Pada dasarnya pengembangan diri atau self improvement ini adalah wujud dari aktualisasi diri seseorang. Hal ini sering juga didefinisikan sebagai proses seseorang untuk mewujudkan dirinya menjadi versi yang terbaik. Tentunya agar dapat sejalan dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya, perlu program tertentu yang terarah dan terencana.

Pengembangan diri yang dimaksud adalah usaha untuk meningkatkan segala potensi yang ada dalam diri sendiri. Kegiatan dalam usaha meningkatkan potensi cara berfikir dan berkarya, serta peningkatan kapasitas intelektual yang dapat diperoleh dengan cara melakukan berbagai aktivitas terrencana.

Dalam sistem pendidikan, pengembangan diri tidak termasuk di dalam mata pelajaran. Ini dapat diartikan bahwa pelayanan pengembangan diri bukan hanya tugas konselor, psikolog sekolah, wali kelas, dan tidak semata-mata wilayah kajian dengan latar belakang pendidikan kesehatan mental.

Apa saja yang termasuk kegiatan pengembangan diri?

Pada dasarnya, pengembangan diri adalah kegiatan-kegiatan untuk meng-uprgade kapasitas diri sendiri. Tentu saja hal tersebut tidak lepas dari aktifitas-aktifitas yang perlu dilakukan, seperti contoh pengembangan diri di bawah ini:

  • Meningkatkan Kesadaran dalam Diri
  • meningkatkan kesadaran pada diri
  • meningkatkan pengetahuan dalam diri
  • meningkatkan keterampilan (Softskill dan Hardskill)
  • mempelajari keterampilan baru (Softskill dan Hardskill)
  • membangun identitas/harga diri (Self Image)
  • mengembangkan berbagai kelebihan atau bakat
  • meningkatkan kapasitas kesejahteraan
  • mengidentifikasi, menganalisa atau meningkatkan potensi diri
  • membangun kinerja SDM
  • meningkatkan kualitas hidup
  • meningkatkan kualitas kesehatan
  • meningkatkan kemampuan sosial diri

Proses Pengembangan diri berarti mengembangkan bakat, minat dan kemampuan yang dimiliki. Juga dapat diartikan sebagai proses mewujudkan impian, meningkatkan rasa percaya diri, dan dapat menjalani kehidupan sosial yang baik dengan sesamanya. Tentu saja hal ini dapat dicapai dengan upaya untuk terus belajar, menerima tanggapan dari orang lain, melatih diri dalam kepekaan terhadap diri sendiri juga kepada orang lain, memahami kesadaran, dan mencapai potensi holistik.

Untuk itu, kami sebagai sekolah pengembangan diri berkomitmen mengadakan event maupun e-course untuk memfasilitasi proses pengembangan diri Anda. Beberapa event yang kami sudah laksanakan adalah:

Faktor Pendukung

Tidak dapat dipungkiri, proses pengembangan diri dapat terlaksana dengan berbagai faktor pendukung. Ada dua kategori faktor pendukung, yatu internal dan eksternal.

Internal

Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri manusia, semangat yang tumbuh di dalam diri untuk terus menaikkan kapasitas diri. Meningkatkan kepantasan dalam menjalani hidup. Hal ini melputi, kemauan, kesungguhan, bakat, minat, hormon dan kondisi tubuh, persepsi yang mereka miliki tentang hidup, jiwa kompetisi, kesadaran, dan sebagainya.

Eksternal

Faktor eksternal yang dapat menjadi pendukung dari proses ini adalah dukungan dari orang terdekat, kompetisi, tuntutan profesi dan pekerjaan, dan sebagainya. Hal-hal tersebut dapat memancing minat untuk terus beradaptasi dan mengembangan dirinya.

Faktor Penghambat

Selain faktor pendukung, tentu faktor penghambat juga memengaruhi proses melakukan pengembangan diri. Beberapa faktor tersebut juga terbagi menjadi dua kelompok yaitu internal dan eksternal. Simak penjelasan faktor-faktor tersebut di bawah ini.

Internal

Faktor-faktor internal dalam hal ini adalah rasa gelisah, rasa malu, konsep diri yang rendah, rasa ragu-ragu, tidak yakin, rasa takut, rasa minder, rasa frustrasi, dan sebagainya.

Eksternal

Sedangkan faktor eksternal yang memengaruhinya adalah kurangnya dukungan dari berbagai pihak seperti lingkungan, tidak adanya fasilitas, dukungan orang tua, bullying, tidak menemukan rekan yang supportif dan sebagainya.

Langkah Jitu untuk mulai proses Pengembangan Diri

Bagian terakhir ini adakan membahas mengenai berbagai langkah yang akan menunjang proses Anda. Langkah dasar ini akan membuka gerbang pada pembelajaran-pembelajaran yang akan meruntuhkan mental block Anda. Apa saja? Lihat di bawah ini:

  • Pikirkan Apa yang sangat Anda inginkan beberapa tahun ke depan
  • Bayangkan bagaimana Anda ingin dikenal oleh orang sekitar Anda
  • Temukan kelemahan dan kelebihan Anda
  • Seleksi kembali hal-hal yang masih dapat Anda ubah
  • Pisahkan hal-hal yang tidak mungkin / sangat sulit Anda ubah seperti warna kulit, ras, kekurangan fisik lainnya.
  • Dari kelebihan Anda, buatlah daftar yang dapat Anda lakukan untuk mengubah diri Anda.
  • Temukan sumber-sumber belajar yang dapat Anda jangkau.
  • Mulailah dari hal yang paling murah, sederhana, dan dapat dilakukan saat ini juga.

Demikian artikel pengembangan diri halaman ini, semoga dapat memberi manfat bagi Anda semua. Jangan lupa untuk terus mengunjungi halaman pengembangandiri.com

Daftar Pustaka:

PENGEMBANGANDIRI

Increase Yourself to The Max Level

Our Event

Hypnotic Persuasion

Minggu, 15 Maret 2020
Pukul 13 s/d Selesai
di Koping Jogja

Seminar Family Therapy

Family Therapy

Minggu, 15 Desember 2019
Pukul 13 s/d Selesai
di Koping Jogja

Minggu, 10 Nov 2019
Pukul 13 s/d Selesai
di Koping Jogja

Digital Product